Apa Itu Sindrom HELLP Pada Ibu Hamil?

Apa Itu Sindrom HELLP Pada Ibu Hamil?

Berita Terbaru Saat hamil, Anda mungkin akan banyak mendengar istilah baru. Istilah-istilah tersebut bisa jadi masih terdengar asing di telinga Anda, salah satunya adalah sindrom HELLP. Pernah dengar, Moms?

Mengutip what to expect, sindrom HELLP adalah gabungan dari beberapa penyakit yang dapat berpengaruh pada seorang wanita hamil, baik terjadi dengan sendirinya maupun bersama preeklampsia, dan hampir selalu muncul pada trimester ketiga. HELLP merupakan singkatan dari hemolysis (H), yakni penghancuran sel-sel darah merah yang terlalu cepat sehingga jumlah sel darah merah terlalu rendah.

Kemudian elevated enzymes (EL), yakni penurunan kerja hati dan ketidakmampuan hati menghilangkan racun di dalam tubuh secara efisien dan low platelet count (LP), yakni rendahnya jumlah keping darah sehingga darah sulit menggumpal.

Sindrom HELLP tergolong penyakit yang berbahaya, Moms. Bila tidak segera diatasi dapat mengancam nyawa ibu dan bayinya. Penderita yang tidak terdeteksi dan diobati dengan cepat memiliki peluang 1 banding 4 menderita komplikasi serius, terutama dalam bentuk kerusakan hati yang parah dan stroke.

Apa Itu Sindrom HELLP Pada Ibu Hamil?

Lantas, seberapa sering kasus ini terjadi pada ibu hamil?

Kemungkinannya terjadinya adalah 1 di antara 10 kasus preeklampsia memunculkan sindrom HELLP, dan 1 di antara 500 kehamilan normal. Wanita yang menderita preeklamsia atau eklamsia berisiko terkena penyakit ini. Begitu juga dengan wanita yang sudah pernah mengalami HELLP pada kehamilan sebelumnya.
Tanda dan gejala sindrom HELLP sangat samar. Untuk membuktikannya, biasanya dilakukan dengan cara tes darah. Namun, sebaiknya waspada bila Anda mengalami hal-hal berikut pada trimester akhir kehamilan:

-Mual-mual

-Muntah

-Sakit kepala

-Rasa “tidak enak badan”

-Rasa nyeri dan perih di perut bagian atas.

Satu-satunya cara efektif untuk mengatasi sindrom HELLP adalah dengan melahirkan bayi Anda, sehingga hal terbaik yang harus Anda lakukan adalah mewaspadai gejala-gejala sindrom ini terutama jika Anda pernah mengalami atau berisiko mengalami preeklampsia. Segeralah berkonsultasi dengan dokter atau bidan jika Anda merasakan gejala-gejalanya.

Kalau Anda terdeteksi terkena HELLP, Anda mungkin akan diberi steroid yaitu untuk mengobati penyakit dan membantu mematangkan paru-paru bayi dan magnesium sulfat untuk mencegah kejang.

Sayangnya, tidak ada yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit ini, Moms. Namun apabila Anda sudah pernah mengalami hal ini pada kehamilan sebelumnya, sebaiknya waspada. Sebab mungkin saja hal ini menimpa Anda kembali. Sebaiknya lakukan pengawasan yang ketat pada kehamilan selanjutnya.

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *