Yuk Intip Mengenai Objek Wisata Pulau 'Winter Sonata' di Korea

Yuk Intip Mengenai Objek Wisata Pulau ‘Winter Sonata’ di Korea

Berita Terbaru Pulau Nami, satu diantara tujuan wisata favorit yang berada tidak jauh dari kota Seoul, Korea Selatan, tawarkan panorama berbeda di tiap musimnya.

Pulau Nami terdapat di Propinsi Gangwon, memiliki jarak seputar 1,5 jam berkendara dari pusat kota Seoul.

Untuk menyeberang ke Nami, pengunjung harus naik kapal penyeberangan dengan waktu pintas seputar 20 menit. Atau bila berani, pengunjung dapat pilih flying fox Namiseom Zip Wire dari Gaypyeong yang cuma memerlukan waktu seputar lima menit untuk sampai ke pulau itu. Atmosfer wisata Nami telah berasa semenjak masih di pelabuhan, pengunjung akan diterima gerbang “imigrasi” Republik Naminara, negara imajiner obyek wisata itu.

Wisatawan butuh mempunyai “visa” alias ticket masuk yang dibandrol seputar 13 ribu won (seputar Rp155 ribu) per orang untuk pelancong asing, telah terhitung ticket kapal penyeberangan pulang-pergi.

Kapal penyeberangan ke Nami ada tiap 20 menit sekali. Dek kapal dihiasi bendera dari beberapa negara.

Pulau Nami tawarkan keindahan alam yang benar-benar kontras situasi Seoul yang metropolitan. Di Nami, pelancong dapat menjejaki jalanan berpasir dengan pohon-pohon di kanan serta kiri.

Waktu musim panas, pohon-pohon di Nami terlihat teduh berhias dedaunan yang hijau hingga menutupi sinar matahari.

Walau jalan setapak ada antara pohon-pohon, Nami jauh dari kesan-kesan rimba belantara. Malah kombinasi obyek wisata kekinian yang menyatu dengan alam yang disuguhi.

Bila baru pertama-tama hadir ke Nami, pelancong kemungkinan berkesan dengan bagaimana Nami menyongsong beberapa pendatang.

Pulau itu mempunyai patung orang-orangan salju yang dihiasi tulisan selamat hadir dalam beberapa bahasa, terhitung bahasa Indonesia.

“Pelancong Indonesia masuk ke lima besar pengunjung Nami,” kata Presiden Badan Pariwisata Pulau Nami, Myeong Jun Jeon, beberapa waktu lalu.

Simbol orang-orangan salju itu diambil dari satu diantara adegan dalam film ‘Winter Sonata’, sebab Nami adalah tempat syuting drama Korea Selatan yang populer itu.

Yuk Intip Mengenai Objek Wisata Pulau 'Winter Sonata' di Korea

Promo dari drama Korea

Serial tv ‘Winter Sonata’ tidak cuma pemberi tanda popularitas drama Korea di pasar hiburan internasional, tetapi kebangkitan wisata Pulau Nami.

Waktu menyebutkan Nami, pulau itu seakan-akan tidak dapat terlepas dari ‘Winter Sonata’ yang mempopulerkannya.

Nami, menurut Jeon, telah jadi tempat wisata orang Korea semenjak beberapa puluh tahun yang lalu sebelum ‘Winter Sonata’.

Pada awal periode 90-an, orang Korea Selatan mulai pikirkan kesetimbangan hidup. Sesudah berperang serta membuat Negeri Ginseng yang lalu tersohor karena industri elektronik, masyarakat Korea mulai merasakan butuh masukkan kegiatan santai dalam kehidupan mereka.

Nami jadi satu diantara arah wisata mereka, karena terletak yang tidak jauh dari pusat kota serta waktu pintas yang relatif cepat.

Pola hidup baru yang mulai popular buat masyarakat Korea Selatan itu membawa juga drama ‘Winter Sonata’ sampai meledak jadi siaran popular sampai ke pasar hiburan global.

Beberapa orang ingin tahu dengan tempat latar serial ‘Winter Sonata’ yang tunjukkan Pulau Nami dalam empat musim yang berlainan.


“Ditambah lagi saat itu, Korea jadi tuan-rumah Piala Dunia (2002),” kata Jeon, yang menjelaskan sudah pernah tinggal di Indonesia beberapa waktu yang lalu.

Karena promo dari mulut ke mulut itu, Nami makin seringkali dikunjungi wisatawan luar negeri dengan jumlahnya kunjungan tiap tahun sampai juta-an pelancong.

Republik Naminara juga berbenah sesudah mereka populer di mata dunia. Mereka tidak mau cuma memercayakan keindahan alam yang dibiarkan se-asli mungkin.

“Kami bikin suatu agar pelancong tertarik untuk kembali pada Nami,” kata Jeon.

Namun saja, keindahan alam jadi pertunjukan utama di Nami. Tiap musim, jalan setapak Nami yang dikelilingi pohon-pohon akan tawarkan beberapa warna yang berlainan.

Jalanan itu akan menguning berhias daun-daun yang rontok waktu musim gugur. Sedangan waktu musim dingin datang, jalanan setapak akan dipenuhi salju seperti dalam serial ‘Winter Sonata’.

Nami sering jadi tuan-rumah penyelenggaraan festival, diantaranya musik dengan tawarkan situasi melihat konser ditengah-tengah rimba.

“Setiap musim, pertunjukan wisata kami berlainan,” kata Jeon.

Nami kembali mengupdate layanan mereka mengejar kunjungan pelancong yang datang dari latar kepecayaan serta budaya yang berlainan.

Pengelola pulau Nami lalu membuat beberapa restoran halal sampai menyiapkan ruang untuk melaksanakan ibadah.

Yang dapat dilakukan wisatawan

Pelancong tak perlu jadi fans ‘Winter Sonata’ untuk nikmati wisata di Nami, walau hampir pojok pulau itu memperingatkan pada serial drama yang diperankan Bae Yong Joon, Choi Ji-woo, Park Yong-ha, serta Park Sol-mi itu.

Waktu didatangi di hari kerja, Nami tidak demikian ramai hingga tak perlu berdesakan untuk berpose di beberapa tempat yang menarik.

Nami memang mempunyai banyak tempat menarik untuk berpose, sebatas berpose dibawah pohon-pohon sampai patung-patung bikinan untuk meningkatkan keceriaan di pulau itu.

Tidak hanya napak tilas ‘Winter Sonata’, pelancong dapat juga belanja di toko oleh-oleh ciri khas Nami, diantaranya kue berupa orang-orangan salju. Selama jalan penting Nami dipenuhi kafe di kanan-kirinya.

Bila suka pada tempat yang sepi, pelancong bisa berjalan ke ujung barat atau selatan pulau serta menjauh dari jalan penting.

Nami dapat dikelilingi dengan berjalan kaki dalam tempo dua jam. Makin jauh dari jalan penting, makin berkurang orang yang singgah.

Bila mujur, pelancong dapat berjumpa tupai yang berlompatan lewat atau memburu kelinci yang memang hidup dalam tempat itu.

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *