Manchester Berhasil Memperoleh Pemain di Bawah Umur?

Manchester City Berhasil Memperoleh Pemain di Bawah Umur?

Berita Terbaru Transfer pemain dibawah umur adalah kegiatan yang betul-betul haram di mata FIFA. Tetapi, otoritas sepak bola dunia itu cuma mengganjar Manchester City dengan hukuman mudah karena pelanggaran aturan itu.

Ya, vonis untuk juara bertahan Premier League itu hanya berbentuk denda sebesar 315.000 poundsterling atau seputar Rp 54 miliar. Dalam kata lain, hukuman City lebih kecil 155.000 pounds dibanding lawannya di liga, Chelsea.

“Manchester City sudah menerima peringatan serta hukuman 370.000 Franc Swiss berdasarkan keputusan Komite Disiplin FIFA berkaitan transfer pemain dibawah umur. Intinya menyinggung keterkaitan mereka dalam trial serta laga pertemanan,” demikian bunyi pengakuan klub, Selasa (13/8/2019) waktu ditempat.

Pelanggaran yang disebut berlangsung pada Desember 2016. Tidak disebut siapa pemain dibawah umur 18 tahun yang direkrut The Citizens saat itu.

Manchester Berhasil Memperoleh Pemain di Bawah Umur?

Yang tentu, City terima hukuman serta bersedia membayar denda, bukannya ajukan banding seperti masalah Chelsea. Menurut mereka, pelanggaran itu hanya kekeliruan interpretasi berkaitan ketentuan transfer pemain dibawah umur yang tertuang di Peraturan FIFA masalah 19.

Dapat dimaklumi kenapa City tidak begitu keberatan dengan keputusan FIFA. Nominal 315.000 pounds memang termasuk kecil untuk klub dengan sumber daya finansial melimpah jenis mereka. Jadi perbandingan, City dapat mengucurkan 350.000 per minggu untuk menggaji Kevin De Bruyne.
juga, City tidak terima larangan transfer seperti dalam Chelsea atau Atletico Madrid. Ke dua klub itu terserang embargo transfer untuk dua periode sebab lakukan pelanggaran sama City.

Karena itu, tidak bingung bila Chelsea sudah sempat ajukan banding untuk menganulir ketetapan FIFA. Selanjutnya, perjuangan The Blues mentah serta harus lewat bursa transfer musim panas 2019 dan Januari 2020 tidak dapat beli pemain baru.

Kembali pada City, klub bimbingan Pep Guardiola ini tidak lalu dapat merasa lega seiring keputusan lunak FIFA. Masalahnya mereka masih juga dalam proses penyelidikan FIFA serta UEFA berkaitan pelanggaran Financial Fair Play.

Seandainya saja City kembali divonis bersalah, hukumannya tambah lebih berat. Mereka akan dilarang ikuti persaingan antarklub Eropa. Hukuman itu ikut menimpa AC Milan hingga tidak berhasil melalui Liga Europa 2019/20.

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *