Cara Meminta Izin Cuti Melahirkan ke Bos Atasan Anda

Cara Meminta Izin Cuti Melahirkan ke Bos Atasan Anda

Berita Terbaru Masuk trimester ketiga, ibu hamil yang bekerja harus menyiapkan diri untuk ajukan cuti melahirkan. Ya, hak cuti melahirkan dengan sah ditata dalam Undang-undang No.13 Tahun 2003 Mengenai Ketenagakerjaan (UUK).Walau peraturan ini jadi hak mutlak yang harus didapat karyawan wanita, tetapi Anda harus tetap meminta izin baik-baik ke atasan.Mengambil buku Anti Panik Menjalani Kehamilan Karya Tiga Generasi, berikut beberapa norma yang perlu dimengerti ibu hamil sebelum ajukan cuti melahikan ke atasan.

Cara Meminta Izin Cuti Melahirkan ke Bos Atasan Anda

Jangan Tiba-tiba
Jangan ajukan cuti melahirkan dengan tiba-tiba. Lebih baik menyampaikannya jauh hari hingga atasan Anda dapat mengendalikan kondisi serta keadaan kantor dan mempersiapkan back up rencana pada pekerjaan yang Anda tinggali.

Diskusi Masalah Cuti Melahirkan
Sesudah ajukan cuti melahirkan, janganlah lupa untuk mengemukakan keinginan serta jalan keluar pada atasan. Contohnya, minta izin untuk memompa ASI saat kembali bekerja sesudah melahirkan nanti.

Yakinkan Pekerjaan Aman
Selekasnya tuntaskan pekerjaan sebagai tanggung jawab Anda sebelum ambil cuti melahirkan. Tapi, jangan paksakan diri bila memang mustahil dituntaskan semua.Jika banyak pekerjaan yang memerlukan follow up, bahas dengan atasan untuk cari alternatif yang pas. Jika telah memperoleh alternatif yang sesuai dengan, karena itu pekerjaan setelah itu mengajarkan apa yang perlu ditangani. Beri peluang pada pengganti untuk mengontak Anda jika ada yang kurang jelas.

Jika Butuh Sertakan Surat Dokter
Jika dibutuhkan Anda dapat juga memberikan surat referensi dari dokter. Ini ditujukan supaya atasan tahu jika ini ialah waktu yang tepat untuk ambil cuti melahirkan.

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *