Seputar Tentang Penyakit Cachexia, Berat Badan Turun Secara Drastis

Seputar Tentang Penyakit Cachexia, Berat Badan Turun Secara Drastis

Berita Terbaru Tidak selamanya penurunan berat tubuh dipandang seperti suatu hal yang positif. Bila kamu alami penurunan berat tubuh mencolok dibarengi dengan berkurangnya massa otot, bisa saja kamu terserang cachexia! Menurut data dari situs Cancer Cachexia, penyakit ini dialami oleh 9 juta orang di penjuru dunia.Mari mengenal mengenai penyakit cachexia lebih lanjut! Dari mulai pemicu, tanda-tanda, faktor risiko serta penanganannya. Baca sampai selesai, ya!

Seputar Tentang Penyakit Cachexia, Berat Badan Turun Secara Drastis

Apakah itu cachexia?
Merasakan kurang familier dengan namanya? Cachexia ialah berlangsungnya penurunan berat tubuh terlalu berlebih. Ini dikarenakan oleh penipisan jaringan adiposa serta massa otot pada badan, papar situs News Medical. Satu orang yang terserang cachexia akan alami penurunan berat badan drastis tanpa berusaha diet atau olahraga.Cachexia dikenal dengan nama lain wasting syndrome. Kata cachexia sendiri berasal dari arti Yunani dimana kakos berarti jelek serta heksis yang bermakna keadaan. Cachexia mengakibatkan pengecilan otot yang tidak proporsional, kelemahan serta kelelahan dan menghilangkan nafsu makan pada individu itu.

Seperti apa gejala cachexia?
Ada banyak gejala serta beberapa ciri yang dapat diikuti. Pada umumnya, pasien cachexia akan alami penurunan berat tubuh serta kehilangan massa otot dengan mencolok. Diluar itu, kemampuan otot jadi menyusut, merasakan kecapekan, kehilangan nafsu makan serta mempunyai kandungan protein albumin yang rendah, jelas situs Healthline.Bukan itu saja, pasien cachexia akan alami anemia, tingkat peradangan yang tinggi dan kesusahan meningkatkan berat tubuh. Tetapi, menganalisis cachexia tidak gampang. Paling tidak, kita harus kehilangan 5 % dari berat tubuh sepanjang 12 bulan paling akhir untuk memastikan kita terserang cachexia ataukah tidak.

Apa pemicu cachexia?
Pemicu tentu cachexia belum didapati sampai detik ini. Tetapi, beberapa riset tunjukkan jika ada keterikatan di antara cachexia dengan tumor nekrosis unsur alfa (TNF- a), interleukin 6 (IL-6) serta interferon gamma (IFN-?), jelas situs News Medical. Riset tunjukkan jika TNF- a dapat mengakibatkan penipisan jaringan serta otot.Diluar itu, cachexia berlangsung pada step akhir dari kanker, penyakit ginjal akut, radang sendi, tidak berhasil jantung kongestif, penyakit paru obstruktif kronik sampai fibrosis kistik, tutur situs Healthline. Pasien penyakit itu mempunyai efek besar kehilangan berat tubuh serta alami pengurangan massa otot.

Bagaimanakah cara menyembuhkan cachexia?
Untuk sekarang, tidak ada penyembuhan khusus untuk cachexia. Penyembuhan cuma dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup, bukan untuk menyembuhkan. Triknya dengan mengubah diet serta pola makan, menambahkan suplemen gizi, memberikan obat penambah nafsu makan dan jaga supaya situasi hatinya masih baik.Insentif penambah nafsu makan yang disebut ialah megestrol acetate, memberikan dronabinol untuk menahan mual, tingkatkan nafsu makan dan jaga situasi hati. Tidak lupa, suport emosional dari orang paling dekat sangat penting, tegas situs Medical News Today.

Nah, itu beberapa bukti sekitar cachexia, kondisi penurunan berat badan yang ekstrem. Mudah-mudahan info singkat ini dapat membantu, ya!

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *