Inilah Jenis Motor Crossover Berbentuk Menarik

Inilah Jenis Motor Crossover Berbentuk Menarik

Berita Terbaru Ternyata tidak hanya segmen mobil yang mengenal istilah crossover. Motor juga memakai istilah tersebut. Bedanya, jika mobil crossover adalah tipe yang berada di antara SUV dan MPV, maka motor crossover biasanya menggabungkan (kawin silang) dua model yang berbeda atau lebih.

Dengan kombinasi dua tipe yang berbeda, tampilan motor crossover memang sedikit menarik . Seperti apa bentuknya? Berikut ulasannya :

Inilah Motor Cross Berdesain Keren

Suzuki Raider J Crossover
Diketahui jika pihak Suzuki Filipina melemparkan kejutan untuk penggemar mereka, setelah merilis Raider J Crossover. Kuda besi ini cukup menarik karena merupakan sepeda motor yang menggabungkan antara motor bebek dengan motor trail.

Menampilkan bentuk khas motor bebek terlihat dari sasis dan mesin yang dibawa, sedangkan gaya motor trail diwakili penggunaan suspensi panjang, model teleskopik di bagian depan dengan pelindung karet serta dual shock di sisi buritan untuk melibas medan off-road.

Dilansir RideApart, pabrikan membekali motor ini dengan mesin tipe 4-stroke, SOHC, silinder tunggal, berkapasitas 113cc, mirip kepunyaan Suzuki Smash, dengan kecepatan puncak 102 km per jam. Di Filipina, Raider J Crossover dijual 63.900 peso atau setara Rp17,3 jutaan.

Honda XRM125
Sebelum Suzuki, Honda Filipina ternyata terlebih dahulu melahirkan sepeda motor yang mengombinasikan motor bebek dengan motor trail. Dinamakan dengan XRM125, motor unik ini malah sudah hadir dalam tiga varian, yakni XRM125 DS, XRM125 DSX, dan XRM125 Motard.

Sekilas, kuda besi ini membawa desain yang mengingatkan kita pada motor Honda CRF. Ini terlihat pada sektor depan sepeda motor. Namun, ketika ditengok ke sebelah samping, maka bentuk kuda besi ini kental aura Honda Supra, walau punya bodi agak besar.

Di sektor jeroan, perusahaan sudah menanamkan mesin tipe 4-tak, OHC, air-cooled, berkapasitas 124,89cc, dengan daya 7,12 kW pada 7.500 rpm dan torsi puncak 9,55 Nm pada 6.500 rpm. Model termurah dijual 67.900 peso dan banderol varian termahal berkisar 73.600 peso.

Honda Cross Cub 110
Mungkin motor ini masuk dalam kategori ‘kelas pekerja’ dari seri Honda Super Cub. Pasalnya, meski membawa desain khas motor bebek, Honda Cross Cub sudah dibekali lampu depan terpisah dengan posisi cenderung melorot serta fender depan mirip motor sport.

Honda Cross Cub 110 sendiri sudah resmi mengaspal di pasaran Jepang pada tahun 2013 silam. Kemudian, sekitar lima tahun kemudian, perusahaan menghadirkan versi facelift sepeda motor ini, yang kala itu ditawarkan dengan harga mulai 291.600 yen atau berkisar Rp35 jutaan.

Di bagian jeroan, perusahaan membekali Cross Cub 110 dengan mesin tipe 4-tak, silinder tunggal, OHC, berkapasitas 109cc. Dengan modal tersebut, kuda besi ini diklaim sanggup mengeluarkan tenaga 8 PS pada putaran 7.500 rpm melalui sistem transmisi manual 4 percepatan.

Honda Pop 110i
Mungkin belum banyak yang familier dengan sepeda motor ini. Pasalnya, Honda Pop 110i memang tidak diluncurkan di Indonesia, melainkan di Brasil. Dirilis perdana tahun 2017, kuda besi ini kembali menyapa publik Negeri Samba pada awal 2019 kemarin.

Sepeda motor ini sendiri membawa tampilan yang sedikit berbeda dengan motor bebek kebanyakan. Memang hadir di segmen moped, Honda Pop 110i mengusung setang model ayago serta dibekali dengan fairing fit yang kerap dipakai untuk motor-motor sport.

Sementara itu, di bagian dapur pacu, pabrikan sudah menanamkan mesin tipe 4-stroke, silinder tunggal, OHC, pendingin udara, berkapasitas 109,1cc, dengan tenaga maksimal 7,9 HP. Dilansir dari situs resminya, Honda Pop 110i ditawarkan dengan harga 6.326 real Brasil atau Rp20 jutaan.

Honda NAVi
Muncul ke publik di acara Honda dalam gelaran Auto Expo 2016 yang berlangsung di India. Saat itu, NAVi tampil sedikit berbeda karena menggabungkan tampilan motor sport dalam bodi berukuran mini serta menggunakan sistem transmisi otomatis.

Setelah dua tahun, Honda cabang Negeri Sungai Gangga sempat melakukan penyegaran pada varian NAVi, melalui penambahan dua warna anyar, yakni Ladakh Brown dan Ranger Green. Selain itu, tersemat pula fitur pelindung indikator bahan bakar hingga cover lampu.

Sayangnya, menurut kabar terbaru, dilansir Autocar India, Honda Motorcycles and Scooters India (HMSI) mengumumkan bahwa akan menggantikan produksi NAVi mulai April 2020. Pasalnya, penjualan motor ini ternyata tidak mencapai target yang diinginkan perusahaan.

Honda CS1
Mengawali kiprahnya di pasaran Indonesia pada tahun 2008 silam. Merupakan singkatan dari City Sport 1, Honda CS1 saat itu menampilkan desain bodi yang merupakan perpaduan antara motor bebek dan motor sport.

Memang, desain unik tersebut sempat mengantarkan Honda CS1 meraih gelar Bike of The Year 2008 oleh Motor Plus Award. Namun, masyarakat dalam negeri berpandangan sebaliknya, menganggap tampilan Honda CS1 aneh dan cukup norak. Sehingga penjualan Honda CS1 pun seret dan tidak mencapai target yang diinginkan pabrikan. Setelah enam tahun beredar, PT AHM memutuskan menghentikan penjualan sepeda motor ini, bersamaan dengan varian Honda Tiger.

Demikianlah beberapa sepeda motor yang punya desain gado-gado, menggabungkan dua atau lebih tipe motor dalam satu bodi. Apa kamu berminat untuk membelinya?

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *