Porsi Aman Untuk Anak Balita Dalam Mengkonsumsi Gula

Porsi Aman Untuk Anak Balita Dalam Mengkonsumsi Gula

Berita Terbaru Rasanya hampir semua anak serta balita benar-benar menyukai makanan manis. Cokelat, permen, biskuit, kue sampai es cream jadi deretan cemilan yang sering dimintanya.Manis adalah rasa favorit sebab sejak dari kecil kita dapat mengenalnya lewat ASI. Maka jangan terkejut jika anak Anda jadi fans manis.

“(Pada saat kecil) rasa manis membuat kita nyaman, tidak menangis,” tutur Professor gizi medik, Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, MSc.

Tidak hanya memberi rasa manis, gula memiliki beberapa manfaat. Contohnya saja jadi sumber daya, sebab gula terhitung karbohidrat. Walau jadi sumber daya, pasti konsumsi segala hal yang berlebihan pun tidak baik untuk kesehatan. Jika si kecil kebanyakan serta seringkali konsumsi makanan yang memiliki kandungan gula dalam jumlahnya tinggi, karena itu beberapa efek yang mengintai diantaranya: merusak giginya hingga gigi jadi bolong dan harus ditambal atau serta dicabut.

Porsi Aman Untuk Anak Balita Dalam Mengkonsumsi Gula

Apalagi? Gula dapat juga membuat kenaikan berat tubuh. Jika si kecil alami obesitas karena itu rawan terserang beberapa penyakit, seperti diabetes, jantung serta penyakit beresiko yang lain.Lalu berapakah batas aman anak balita bisa mengonsumsi gula? dr Saptawati menjelaskan, seharusnya buat anak yang berusia dibawah 4 tahun, optimal konsumsi gula sekitar 4 sendok teh.

“1 sendok teh sekitar 4 gr jadi (total) 16 gr,” tuturnya waktu menjelaskan materi dalam acara Journalist Masterclass di FKUI, Salemba, Jakarta, Rabu 29/1/2020.

Sementara untuk anak yang berumur 4 sampai 7 tahun optimal konsumsi 18 sampai 20 gr gula atau sama dengan 4,5 sendok teh gula. Selanjutnya anak berusia 7 sampai 10 tahun optimal memperoleh 6 sendok teh atau optimal 23 gr gula sehari.Selanjutnya, dr Saptawati ungkap jika Badan Kesehatan Dunia (WHO), merekomendasikan mengonsumsi gula dibatasi optimal 10 % dari konsumsi kalori total. Contohnya, konsumsi keseluruhan kalori anak sebesar 2 ribu karena itu mengonsumsi gula ialah 200 kalori atau sekitar 50 gr.

Yang penting orang tua ingat, kandungan gula ada ke beberapa makanan manis. Alias tidak cuma pemakaian gula pasir saja.

“Ini telah ditata sekali terkadang di bahan makanan telah ada (kandungan) gulanya,” lebih dr Saptawati.


Anda pun butuh sensitif serta cermat dengan kandungan gula penambahan di sejumlah makanan anak. dr Saptawati menerangkan jika survey diet keseluruhan tahun 2014 menunjukkan jika makanan yang disukai anak, seperti jeli, cokelat, sirup, sampai permen memiliki kandungan penambahan gula yang banyak. Karenanya, seharusnya masih lakukan anak supaya membatasi mengonsumsi makanan manis.

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *